{"id":5064,"date":"2025-06-02T07:42:00","date_gmt":"2025-06-02T07:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/?p=5064"},"modified":"2025-10-07T06:26:50","modified_gmt":"2025-10-07T06:26:50","slug":"rangkang-pustaka-minggu-ke-122-gelar-pembelajaran-menyenangkan-lewat-storytelling","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/2025\/06\/02\/rangkang-pustaka-minggu-ke-122-gelar-pembelajaran-menyenangkan-lewat-storytelling\/","title":{"rendered":"Rangkang Pustaka Minggu ke 122: Gelar Pembelajaran Menyenangkan Lewat Storytelling"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"946\" height=\"636\" src=\"https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5065\" srcset=\"https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image.png 946w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-300x202.png 300w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-768x516.png 768w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-600x403.png 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 946px) 100vw, 946px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Aceh Utara_ <\/strong>Rangkang Pustaka Dalam upaya menumbuhkan kecintaan&nbsp; terhadap kekayaan budaya lokal, metode pembelajaran kreatif diterapkan dalam kelas Alpha, Beta, dan Sigma melalui kegiatan storytelling&nbsp; tentang legenda-legenda Aceh pada Minggu (20\/06\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari modul pembelajaran Panyoet Sastra yang dikonsepkan untuk mendorong siswa lebih aktif dan terlibat dalam proses belajar.Pada kelas Alpha, kegiatan dimulai dengan tutor yang membacakan cerita legenda Aceh secara menarik dengan menggunakan metode <em>storytelling<\/em>. Cerita yang dibawakan bersifat bebas, tetapi berkaitan dengan Aceh. Setelah itu, tutor mengajukan pertanyaan kepada murid untuk menguji pemahaman mereka terhadap isi cerita yang di sampaikan seperti pesan moral yang tersirat dalam. Cerita tersebut. Sebagai kegiatan tambahan, adik- adik rangkang juga diajak untuk menceritakan kembali kisah seru yang pernah mereka dengar sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"915\" height=\"680\" src=\"https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-5066\" srcset=\"https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1.png 915w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1-300x223.png 300w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1-768x571.png 768w, https:\/\/rangkangpustaka.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/image-1-600x446.png 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 915px) 100vw, 915px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pada kelas Beta dan Sigma, setelah mendengarkan tutor membacakan cerita legenda, mereka akan menulis ulang cerita yang mereka ketahui dari lingkungan sekitar. Baik cerita berupa legenda, kisah horor, atau kisah lokal lainnya yang berkaitan dengan Aceh. Setelah menulis, adik- adik rangkang akan membaca kembali cerita yang mereka buat di depan teman-teman sekelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pembelajaran ini bertujuan mengasah kemampuan literasi para peserta didik rangkang Pustaka sekaligus mempererat hubungan emosional mereka dengan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta didik yang tampak antusias mengikuti setiap sesi. Metode ini merupakan salah satu opsi yang menarik untuk kegiatan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Utara_ Rangkang Pustaka Dalam upaya menumbuhkan kecintaan&nbsp; terhadap kekayaan budaya lokal, metode pembelajaran kreatif diterapkan dalam kelas Alpha, Beta, dan Sigma melalui kegiatan storytelling&nbsp; tentang legenda-legenda Aceh pada Minggu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":990004,"featured_media":5065,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[58],"tags":[79,55,61,81,77],"class_list":["post-5064","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gallery","tag-aceh","tag-children","tag-education","tag-rangkang-news","tag-rangkang-pustaka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5064","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/990004"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5064"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5064\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5067,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5064\/revisions\/5067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5064"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5064"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rangkangpustaka.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5064"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}